Berita

URINDO AGE SUMMIT 2026 Perkuat Kolaborasi Global untuk Mendorong Inklusi Digital dan Kehidupan Berkelanjutan

Admin LPPM
02 June 2026
URINDO AGE SUMMIT 2026 Perkuat Kolaborasi Global untuk Mendorong Inklusi Digital dan Kehidupan Berkelanjutan
Jakarta – Dalam rangka memperingati 40 Tahun Universitas Respati Indonesia (URINDO), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Respati Indonesia sukses menyelenggarakan URINDO AGE SUMMIT 2026 (Aging, Growth & Entrepreneurship International Conference) pada Sabtu, 30 Mei 2026 secara daring melalui platform Zoom Meeting.

Mengusung tema “A Multidisciplinary Approach to Sustainable Livelihoods & Digital Inclusion”, konferensi internasional ini menjadi wadah kolaborasi akademik yang mempertemukan para peneliti, akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk berdiskusi mengenai isu-isu strategis terkait penuaan penduduk, kewirausahaan, kesehatan masyarakat, inovasi sosial, serta transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Respati Indonesia, Prof. Dr. Cicilia Windiyaningsih, S.KM., M.Kes, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi lintas disiplin ilmu dalam menghadapi berbagai tantangan global. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan penelitian yang berdampak serta membangun jejaring kerja sama internasional guna menciptakan solusi bagi permasalahan masyarakat.

Sambutan selamat datang disampaikan oleh Dr. (c) Meida Rachmawati, S.E., M.M., M.H., Ph.D, selaku Direktur PT Silindo sekaligus praktisi profesional, sementara sambutan pembuka disampaikan oleh Dr. Ns. Thika Marliana, Ns., M.Kep., Sp.Kep.J, Kepala LPPM Universitas Respati Indonesia.

Sebagai forum akademik internasional, URINDO AGE SUMMIT 2026 menghadirkan pembicara utama dari berbagai negara. Prof. Dr. Takeo Ogawa dari Jepang, Chairman of Fukuoka Council for Designing Society in Aging Asia, serta Prof. Dr. Hamdan Daniyal dari Malaysia, Director of International Affairs Innovative University College, hadir sebagai keynote speakers yang membagikan wawasan mengenai tantangan dan peluang pembangunan masyarakat di era digital.

Selain itu, sesi pleno menghadirkan para akademisi dan pakar internasional, yaitu Dr. Pawel Strus (Polandia), Dr. Magawati Ramayahran (Malaysia), Dr. Kavita Tiwari (Uni Emirat Arab), dan Dr. Tapas Pal (India). Para narasumber membahas berbagai topik penting, mulai dari sustainable livelihoods, digital inclusion, AgeTech, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, pendidikan, tata kelola, hingga inovasi sosial yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Bahwa dalam kegiatan ini juga dosen dan mahasiswa turut berpartisipasi mempresentasikan hasil penelitian mereka dan sebagai luarannya adalah 24 publikasi yang didanai melalui dana penelitian Urindo dan 20 artikel dengan dana mandiri diharapkan terbit dalam jurnal terakreditasi.

Konferensi ini juga terlaksana berkat kolaborasi dengan berbagai institusi dan mitra internasional, yang mencerminkan komitmen Universitas Respati Indonesia dalam memperluas jejaring akademik global serta memperkuat kerja sama penelitian lintas negara.

Melalui penyelenggaraan URINDO AGE SUMMIT 2026, Universitas Respati Indonesia berharap dapat mendorong lahirnya ide-ide inovatif, memperkuat kolaborasi internasional, serta menghasilkan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup di era digital.

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-40, kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen URINDO dalam mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.

LPPM Universitas Respati Indonesia (URINDO)